
Tensi di Stadio Artemio Franchi memanas. Dua tim yang bersaing ketat memperebutkan jatah satu tempat ke Liga Champions, tiga lainnya sepertinya sudah dipastikan milik Inter Milan, AC Milan dan Juventus, berhadapan langsung pada Sabtu (25/4) atau Minggu dinihari WIB.
Pemenangnya Fiorentina. La Viola sukses besar naik ke peringkat keempat setelah melumat Giallorossi yang mengakhiri pertandingan dengan 10 pemain dengan skor telak 4-1 (1-0). Alberto Gilardino menghasilkan dua gol, sedangkan masing-masing satu gol Fiorentina lainnya ditorehkan Juan Manuel Vargas dan Massimo Gobbi.
Absennya Adrian Mutu dan Felipe Melo membuat allenatore Cesare Prandelli menerapkan skema 4-2-3-1, pola yang sama seperti dianut Roma. Vargas lebih diberi kebebasan melakukan tusukan dan membantu penyerangan. Di kubu Roma, pelatih Luciano Spalletti lebih dipusingkan oleh banyaknya pemain yang tidak bisa dimainkan, meski Francesco Totti bermain sejak awal.
Strategi Prandelli terbukti jitu. Gol kemenangan dibuka ketika babak pertama baru berjalan enam menit. Vargas yang menusuk ke pertahanan Roma melepaskan tendangan geledek kaki kiri. Bola menusuk ke arah pojok kri bawah tanpa bisa dihadang kiper muda Roma, Artur.
Peluang terbaik Roma menghampiri pada menit ke-38. Dari kecerdikan umpan Totti, Matteo Brighi memiliki waktu dan ruang untuk menyamakan kedudukan. Karena terburu-buru sepakan kaki kanan gelandang yang sedang naik daun itu melenceng.
Fiorentina menambah keunggulan jadi 2-0 dua menit setelah masa istirahat. Gol berkelas dari sebuah kerjasama tim yang rapih. Stevan Jovetic dan Franco Semioli jadi pembuka dan crossing dari sayap kanan dituntaskan sundulan Gilardino yang kurang ketat dikawal. Satu menit kemudian peluang Roma buah kerjasama Brighi dan Julio Baptista digagalkan Manuel Pasqual di depan mulut gawang.
Eskalasi tensi meninggi menjelang pertandingan memasuki satu jam. David Pizarro berseteru dengan Semioli. Kedua pemain diganjar kartu kuning, namun buat Pizarro menjadi kartu kuning kedua yang berarti otomatis memancing keluarnya espulso alias kartu merah. Pizarro menjadi pemain ke-12 yang menerima kartu merah di musim ini.
Gilardino yang lolos dari perangkap offside mencetak gol ketiga buat Fiorentina menit ke-67. Yang menarik Gobbi. Belum panas masuk dari bench, Gobbi memperoleh bola muntah yang diselesaikan sempurna untuk membawa Fiorentina unggul 4-0 di menit ke-73. Gol di sentuhan pertamanya dengan bola.
Roma yang bermain dengan 10 pemain tidak mau dipermalukan begitu saja. Tendangan keras nan terukur Baptista dari sisi kanan pertahahan lawan pada menit ke-86 berhasil mengoyak gawang Sebastian Frey. Kemenangan 4-1 dijaga tim asuhan Prandelli. Tambahan tiga poin membuat Fiorentina untuk sementara berada di atas Genoa yang bertandang ke Bologna, Minggu.
Sementara pada partai pembuka giornata 33 yang dihelat lebih awal, Chievo Verona ditundukkan Udinese 1-2 (0-1) di Stadio Marc’Antonio Bentegodi. Kemenangan Zebrettes dibuka penalti Gaetano D’Agostino di menit ke-35. Kapten The Flying Donkeys, Sergio Pellissier menyamakan kedudukan menit ke-71, namun D’Agostino berhasil membawa Udinese kembali ungguk di menit ke-90. Di masa stoppage time Chievo makin terpuruk setelah diusirnya Antonio Langella.
Susunan pemain:
Fiorentina: Frey; Comotto, Gamberini, Dainelli, Pasqual; Donadel, Montolivo; Semioli, Jovetic (Gobbi 72), Vargas (Kuzmanovic 52); Gilardino (Bonazzoli 80).
Roma: Artur; Motta, Panucci, Riise, Cassetti (Tonetto 80); De Rossi, Pizarro; Brighi, Taddei (D'Alessandro 63), Baptista; Totti.
Wasit: Luca Banti.



